Wigan Tidak Akan Cuci Gudang Meski Keuangan Bermasalah

Administrator keuangan Wigan Athletic Paul Stanley mengatakan tidak akan ada cuci gudang pemain-pemain Wigan demi menyelamatkan keuangan Wigan.

Stanley mengatakan pihaknya hanya akan menerima tawaran dari klub lain yang sesuai dengan nilai pemain tersebut. Wigan tidak akan menjual pemain dengan nilai yang rendah meski sedang kesulitan finansial akibat pailit.

Dilansir dari Wigan Today, Stanley hanya akan menjual pemain apabila nilai tawarannya pas dan disetujui manajer pada bursa transfer mendatang. Stanley juga akan berkonsultasi dengan pihak lain dalam klub apabila ada tawaran yang masuk.

“Administrator hanya mengambil tanggung jawab yang dulu dimiliki jajaran direktur,” ujar Stanley.

Stanley mengatakan pihaknya masih mencari pemilik klub baru. Aturan dari EFL menyebutkan Wigan harus memasarkan diri selama tiga minggu atau 21 hari sebelum nantinya memilih pihak yang pas untuk mengambil alih Wigan. Wigan punya waktu satu minggu lagi untuk menjaring calon-calon pemilik baru sebelum menyeleksi kandidat yang cocok.

Stanley juga memuji penampilan Wigan di lapangan selama berada dalam krisi finansial. Kemenangan 8-0 melawan Hull City pada Rabu dini hari (15/7) membuat Stanley terkesan dengan semangat yang ditunjukkan para pemain meski bermain tanpa penonton. Dirinya juga menyangka tanpa kehadiran penonton, pemain akan bermain loyo. Hat-trick dari Kieran Dowell turut membuat Stanley terkesan dengan penampilan ganas Wigan saat menghadapi Hull City.

“Jauh lebih bagus ketimbang apa yang saya pikir bermain tanpa penonton,” puji Stanley mengomentari performa Wigan selama dua minggu terakhir.

Stanley juga mengatakan dirinya merupakan penggemar sepakbola dan mengerti apa yang dirasakan oleh pendukung Wigan. Dirinya juga berkomitmen untuk membawa Wigan menuju jalan yang lebih baik. Ia juga mengatakan apa yang ia lakukan selama ini kepada Wigan merupakan panggilan hati.

“Saya akan memberikan 100 persen untuk itu (memperbaiki finansial Wigan)” ujar Stanley.