Wawancara Messi Berpotensi Percepat Pilpres Barcelona

BARCELONA Lionel Messi memang sudah memutuskan untuk bertahan di Barcelona. Akan tetapi, persoalan belum selesai sampai di sana. Perkataannya dalam wawancara eksklusif memberi angin segar akan hadirnya perubahan besar-besaran dalam level manajemen.

Sebagaimana diketahui, Lionel Messi sempat memicu kehebohan pada medio Agustus 2020. Ia memaksa untuk pindah dari Barcelona dengan meminta namanya masuk dalam daftar jual. Hal itu dilakukan guna mengaktifkan klausul pergi secara gratis yang tertera dalam kontrak.

Sayangnya, setelah dua pekan berlalu, konflik tersebut berakhir antiklimaks. Lionel Messi memutuskan bertahan di Barcelona usai bertemu dengan Presiden Josep Maria Bartomeu. Akan tetapi, dalam pernyataan resminya, masih tersisa kepahitan dalam diri pria asal Argentina itu.

Baca juga: Valdes: Sikap Messi Tidak Perlu Diragukan

Lionel Messi menuding Josep Maria Bartomeu ingkar janji

Sang megabintang menuding kepemimpinan Josep Maria Bartomeu tidak memiliki proyek yang jelas di Barcelona. Pernyataan itu dibaca oleh kandidat presiden Barcelona, Jordi Farre, sebagai dukungan untuk hadirnya perubahan pada tataran manajemen.

“Messi mengatakan tidak ada proyek yang jelas dan dewan direksi berbohong padanya. Semua ‘socio’ (anggota klub terdaftar) wajib menandatangani mosi,” ucap Jordi Farre, dikutip dari Goal, Jumat (11/9/2020).

“Penandatanganan mosi semakin cepat setelah pernyataan Messi. Hal terpenting adalah dia bertahan dan masih mungkin untuk meyakinkannya memperpanjang kontrak,” imbuh pria berkebangsaan Spanyol tersebut.

Sumber