Van Gaal Tuding Man United Pelit pada Eranya

AMSTERDAM – Louis van Gaal tidak lama berkarier bersama Manchester United. Van Gaal direkrut Man United pada 14 Juli 2014 dan dipecat dua tahun berselang. Van Gaal menilai dirinya gagal di Old Trafford karena Man United pelit di bursa transfer.

Van Gaal menyebut Man United tidak dapat mendatangkan para pemain pilihannya ke Old Trafford. Van Gaal mengibaratkan Man United hanya mampu memberikann para pemain di urutan ketujuh dalam daftar pembeliannya. Padahal, Van Gaal butuh para pemain di urutan pertama untuk membangkitkan Man United.

Louis van Gaal

Van Gaal membeli Angel Di Maria, Luke Shaw, Ander Herrera, Marcos Rojo dan Daley Blind, sedangkan Radamel Falcao dipinjam pada pertengahan musim 2014-2015. Akan tetapi, Van Gaal ternyata tidak mendapatkan para pemain pilihannya.

Van Gaal pun kesulitan mengeluarkan Man United dari keterpurukan. Van Gaal hanya mampu membawa Man United finis di posisi keempat pada klasemen akhir Liga Inggris 2014-2015, tanpa meraih satu pun trofi.

Van Gaal gagal membawa Man United lolos ke Liga Champions pada musim keduanya karena hanya finis di posisi keenam klasemen akhir. Akan tetapi, Van Gaal mampu membawa Man United menjuarai Piala FA. Setelah menjuarai Piala FA, Van Gaal sayangnya dipecat Man United pada 30 Juni 2016.

Van Gaal menilai perjalanannya di Man United bisa menjadi lebih baik jika mendapatkan para pemain pilihannya. Juru taktik asal Belanda itu bingung Man United yang merupakan salah satu klub terkaya di dunia saat itu, tetapi tidak bisa membeli para pemain pilihannya.

BACA JUGA: Paul Parker Tahu Apa yang Sebabkan Man United Masih Tampil Buruk

“Saya tidak mendapatkannya (para pemain yang diinginkan). Maka Anda berakhir di segmen yang berbeda, dan sebagai pelatih Anda harus mendorong hingga batasan Anda,” ujar Van Gaal, menyadur dari Sportskeeda, Kamis (15/10/2020).

“Anda tidak mengharapkan itu di klub terkaya di dunia. Omset 600 juta pounds (sekira Rp11,4 triliun) dan Anda tidak dapat membeli pemain yang Anda butuhkan. Anda harus membeli pemain nomor satu dan bukan nomor tujuh,” tuturnya.

(mrh)

Sumber

__Posted on
15 October 2020
__Categories
Liga Inggris, Sepakbola