Valentino Rossi Tak Sangka Pandemi Covid-19 Berdampak Besar untuk MotoGP 2020

TAVULLIA Valentino Rossi tidak menyangka pandemi Covid-19 berdampak besar untuk MotoGP 2020. Pandemi membuat Dorna Sports (penyelenggara MotoGP) harus mengubah kalender MotoGP 2020.

Dorna mengambil keputusan sulit dengan memangkas jumlah balapan di MotoGP 2020 menjadi 14 yang digelar pada Juli hingga November. Sulitnya mendapatkan izin dari pemerintah setempat menjadi alasan Dorna memangkas jumlah balapan dan memfokuskannya di Eropa.

Infografis Valentino Rossi (Foto: Okezone)

Dorna pun membuat aturan ketat saat balapan berlangsung, seperti tidak ada penonton dan setiap orang di paddock harus melalukan tes PCR, baik sebelum maupun sesudah balapan. Segalanya dilakukan agar balapan bisa berjalan dan keamanan semua orang terjamin.

Namun, sepanjang musim berjalan tetap ada beberapa kendala terjadi. Rossi menyatakan balapan menjadi lebih sulit karena berlangsung pada musim yang salah. Menurut Rossi, beberapa balapan berlangsung dalam suhu sangat panas, sedangkan yang lain digelar dengan suhu sangat dingin.

BACA JUGA: Vakum dari MotoGP, Dovizioso Bisa Ikuti Jejak Rossi Bangun Akademi

Selain itu, kesehatan beberapa pembalap pun terganggu sepanjang kejuaraan. Rossi bahkan terpapar Covid-19 sehingga harus absen dalam dua balapan beruntun di Sirkuit Aragon.

Meski MotoGP 2020 mengalami banyak kendala, kejuaraan bisa diselesaikan tepat waktu. The Doctor –julukan Rossi– pun menyatakan lebih baik balapan ketimbang tidak sama sekali.

Sumber

__Posted on
1 December 2020
__Categories
All Sport