Valentino Rossi Nilai MotoGP 2020 Jauh dari Sempurna

TAVULLIA – Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 telah berakhir dengan pembalap Suzuki Ecstar, Joan Mir, tampil sebagai kampiun. Meski begitu, pembalap kawakan Yamaha, Valentino Rossi, pada akhirnya tak bisa memungkiri bahwa gelaran MotoGP 2020 jauh dari kata sempurna.

Sebagaimana diketahui, dunia dilanda oleh pandemi Virus Corona (Covid-19) di sepanjang 2020. Hal ini pada akhirnya membuat Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 mengalami penundaan start sampai kemudian terjadilah perombakan kalender.

Kalender yang semula sudah disusun harus dirombak ulang karena adanya pembatasan perjalanan ke luar negeri. Selain itu, sejumlah negara yang ditunjuk sebagai tuan rumah juga melakukan lockdown karena tingginya angka korban positif Covid-19 di sana.

Baca juga: Era Valentino Rossi di MotoGP Sudah Berakhir

Valentino Rossi

Pada akhirnya, gelaran MotoGP 2020 hanya diselenggarakan di Eropa dengan hanya menggunakan sembilan sirkuit. Maka dari itu, untuk bisa tetap memenuhi jumlah seri yang layak, maka beberapa sirkuit dipakai untuk menggelar balapan ganda.

Menurut Valentino Rossi, situasi tersebut sebenarnya tidak ideal. Apalagi, terkadang para pembalap harus berkompetisi di dalam kondisi yang tidak tepat. Misalnya yang terjadi dalam balapan di Jerez tahun ini.

Seharusnya, balapan di Jerez dilangsungkan pada awal Mei 2020. Namun, terjadi penangguhan start, yang membuat balapan di Jerez baru bisa digelar pada pertengahan Juli. Hal itu dinilai Rossi tidak ideal. Karena balapan di Jerez pada pertengahan Juli sangat panas dan menyiksa para pembalap.

Sumber

__Posted on
21 December 2020
__Categories
All Sport