Tielemans tegaskan nasib Leicester ada di tangan sendiri

Jakarta (ANTARA) – Gelandang serang Leicester City, Youri Tielemans, menegaskan nasib timnya dalam persaingan memperebutkan posisi empat besar klasemen Liga Inggris ada di tangan mereka sendiri.Guna menjaga posisi mereka di empat besar, lanjut Tielemans, The Foxes harus bisa memenangi dua pertandingan tersisa mereka musim ini, termasuk ketika bertandang ke markas Tottenham Hotspur untuk laga pekan ke-37 pada Minggu (19/7).

Baca juga: Leicester kian mantap di empat besar setelah atasi Sheffield United

“Besok adalah pertandingan menantang karena Tottenham punya skuat berisi pemain bagus,” kata Tielemans dikutip laman resmi Leicester, Sabtu.

“Semuanya bergantung bagaimana kami bisa memainkan permainan terbaik dan memenangi poin,” ujarnya menambahkan.

Leicester saat ini menempati peringkat keempat dengan koleksi 62 poin dan hanya mengandalkan selisih gol untuk mengungguli Manchester United yang menempel ketat dengan raihan poin serupa.

Baca juga: Rodgers yakin Leicester bisa cetak sejarah lebih banyak lagi
Baca juga: Maaf, Ben Chilwell tak dijual, kata Brendan Rodgers

Jika tak mampu meraih tiga poin penuh di London, bukan tidak mungkin peringkat keempat bakal diambil alih oleh MU yang baru main empat hari kemudian.

“Kami harus berusaha memenangi semua sisa pertandingan untuk menjaga posisi kami. Kami hanya bisa melihat ke depan. Ada dua pertandingan lagi untuk bersaing menjaga posisi,” kata Tielemans.

“Kami hanya bisa memainkan permainan sebaik mungkin. Di papan atas sangat ketat. Sebagaimana kita ketahui, di Liga Premier, semua sangat kompetitif, seperti juga terlihat di zona degradasi,” ujarnya menambahkan.

“Kami harus siap untuk semua pertandingan, bergerak dan dalam kondisi terbaik untuk menyerang tiap laga,” pungkasnya.

Baca juga: Mourinho tak peduli rekor, hanya ingin tiga poin kontra Leicester
Baca juga: Leeds kembali ke Liga Premier setelah absen 16 tahun
Baca juga: Inggris bolehkan penonton masuk stadion mulai 1 Oktober

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber