Terancam Hukuman 4 Tahun, Iannone Diragukan Bisa Tampil di MotoGP 2020

NOALE – Pengamat MotoGP, Carlo Pernat, mengomentari nasib pembalap Tim Aprilia Gresini, Andrea Iannone, untuk mentas di MotoGP 2020. Ia tampak ragu bisa melihat Iannone menjalani balapan pada musim ini karena situasinya yang dinilai semakin buruk akibat terseret kasus doping.

Iannone kini memang tengah terseret dalam kasus doping akibat hasil tes urine saat MotoGP Malaysia 2019 dinyatakan positif terkandung zat terlarang. Federasi Balap Motor Internasional (FIM) pun telah memberi sanksi kepada Iannone berupa larangan membalap selama 18 bulan.

Andrea Iannone

Mendapati hal tersebut, pembalap berjuluk The Maniac Joe itu pun mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Iannone yakin bisa terhindar dari hukuman karena FIM sendiri mengakui bahwa kandungan zat terlarang itu bukan dikonsumsi secara sengaja, melainkan lewat kontaminasi daging yang dimakan sebelum tes.

BACA JUGA: WADA Tuntut Hukuman Iannone Ditambah hingga 4 Tahun

Alih-alih menghindari hukuman, Badan Antidoping Internasional (WADA) justru meminta CAS untuk menjatuhkan hukuman selama empat tahun kepada Iannone. Hal ini tentu saja akan menjadi mimpi buruk kepada Iannone. Sebab, hukuman itu dapat membuatnya tak bisa menjalani balapan di MotoGP dalam waktu panjang, termasuk musim ini.

Loading…

Sumber