Tengah musim Liga Utama Jepang, Yokohama Marinos kuasai klasemen

Jakarta (ANTARA) – Kompetisi Liga Utama Jepang atau lebih dikenal dengan Meiji Yasuda J1 League 2022 memasuki setengah musim dan klub Yokohama F. Marinos tampil sebagai pemuncak klasemen sementara dengan raihan 34 poin dari 17 pertandingan.

Meski demikian, berdasarkan catatan yang dihimpun dari J.League, Kamis, masih ada dua klub yakni Sanfrecce Hiroshima dan Gamba Osaka yang masih memiliki satu laga tunda dengan keduanya saling berhadapan.

Yokohama F. Marinos tetap kokoh di puncak klasemen sementara meski Daizen Maeda diboyong Celtic FC ke Liga Skotlandia, karena tim asuhan Kevin Muscat itu setidaknya mempunyai tujuh pemain yang mencetak sedikitnya dua gol.

Baca juga: 21 pemain Liga Jepang tampil di Piala Asia U-23 Uzbekistan

Tim asal Prefektur Kanagawa itu unggul satu poin saja atas dua pesaing utama mereka, Kashima Antlers dan Kawasaki Frontale, yang melengkapi posisi tiga teratas alias zona Liga Champions Asia.

Antlers dan Frontale sama-sama meraih 33 angka hasil dari 10 kemenangan, tiga imbang, dan empat kali kalah, dengan Antlers punya selisih gol +7, unggul dari Frontale yang hanya memiliki selisih gol +6.

Kashima Antlers adalah tim tersukses sepanjang masa J1 League dan kini berusaha mengincar gelar kesembilan mereka sepanjang sejarah. Sedangkan Kawasaki Frontale adalah raja baru Jepang, mereka empat kali juara Meiji Yasuda J1 League dalam lima musim terakhir.

Di sisi lain klasemen, Vissel Kobe jadi anomali. Musim lalu mereka finis di posisi ketiga klasemen, akan tetapi kini mereka menempati posisi buncit dalam paruh pertama J1 League. Dari 17 laga yang sudah berjalan, baru meraih 11 poin hasil dari dua kemenangan, lima imbang, dan 10 kali kalah.

Pelatih Atsuhiro Miura dipecat pada 20 Maret 2022 lalu kemudian digantikan oleh pelatih asal Spanyol, Miguel Angel Lotina, untuk menukangi Andres Iniesta dan kawan-kawan.

Baca juga: Pratama Arhan jadi bagian 15 pemain Asia Tenggara di Liga Jepang

Vissel Kobe berjarak lima angka dari dua tim di atasnya, Shimizu S-Pulse dan Shonan Bellmare, yang melengkapi tiga tim di zona merah degradasi saat ini. Kedua tim sama-sama baru mengumpulkan 16 angka, berjarak satu poin dari zona aman yang diisi Gamba Osaka di posisi ke-15 klasemen.

Berbicara soal statistik, Yokohama F. Marinos sebagai pemuncak klasemen juga jadi tim yang paling banyak mencetak gol dengan 32 kali, disusul oleh Kashima Antlers (28 gol), Kawasaki Frontale (25 gol), dan Kashiwa Reysol (25 gol).

Avispa Fukuoka jadi tim yang paling kokoh dengan baru kebobolan 13 gol saja, unggul dari catatan kebobolan Sanfrecce Hiroshima (14 gol), dan Kashiwa Reysol (15 gol).

Sagan Tosu jadi yang menguasai soal jarak tempuh rata-rata per laga (123.624 km) dan juga jumlah sprint per laga (227 kali).

Beralih ke catatan individu, Ayase Ueda (Kashima Antlers) jadi top skor sementara J1 League dengan sudah mengemas 10 gol, unggul atas Peter Utaka dari Kyoto Sanga dengan delapan gol, serta Anderson Lopes (Yokohama F. Marinos) dan Shuto Machino (Shonan Bellmare) yang punya catatan tujuh gol.

Baca juga: Liga Utama Jepang jadi miniatur sepak bola dunia
Baca juga: Brazil dominasi asal pemain asing di Liga Utama Jepang

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2022

Sumber