Simeone berharap babak perpanjangan waktu ditiadakan

Jakarta (ANTARA) – Pelatih Atletico Madrid Diego Simeone berharap perpanjangan waktu pada pertandingan-pertandingan level piala dihapuskan sehingga penentuan pemenang langsung ditentukan melalui adu penalti.

Dalam kebanyakan turnamen-turnamen bersistem gugur, perpanjangan waktu selama 30 menit akan dimainkan jika skor antara kedua tim imbang.

“Itu adalah situasi dalam permainan yang semestinya dapat langsung kami capai, dan menurut saya bukan melalui perpanjangan waktu,” kata Simeone pada konferensi pers seperti dikutip dari AFP.

“Sudah terlalu banyak waktu permainan yang dihabiskan,” tambahnya.

Atletico akan melawat rival sekota pada perempat final Piala Raja, Kamis (26/1).

Baca juga: Madrid ke perempat final Copa del Rey usai menangkan laga dramatis

Pada pertandingan Piala Super Spanyol yang dimainkan di Arab Saudi pada awal Januari, kedua semifinalis memainkan perpanjangan waktu dan adu penalti. Real Madrid menaklukkan Valencia, sedangkan Barcelona menyingkirkan Real Betis.

Pelatih Real Betis Manuel Pellegrini juga sempat mengeluhkan banyaknya perpanjangan waktu yang mesti dimainkan.

“Dengan pertandingan-pertandingan saat ini yang berkecepatan tinggi, perpanjangan waktu semestinya sudah tidak ada lagi. Ini menuntut terlalu banyak, dengan kecepatan yang kami mainkan pada hari ini,” ucap Pellegrini.

Selain pertandingan dua tim sekota asal Madrid, pertandingan perempat final Piala Raja lainnya akan mempertemukan Barcelona melawan Real Sociedad, Osasuna menghadapi Sevilla, dan Valencia ditantang Athletic Bilbao.

Baca juga: Atletico amankan tiket perempat final setelah tundukkan Levante

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2023

Sumber