Punya Brylian dan David Maulana, Timnas Indonesia U-19 Butuh Pemain Keturunan Tambahan di Lini Tengah?

JAKARTA – Selasa, 27 Oktober 2020 skuad Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-19 pulang dari Kroasia. Jack Brown dan kawan-kawan pulang ke Tanah Air setelah dua bulan berlatih di Negeri Vatreni tersebut.

Selama di Kroasia, pelatih Timnas Indonesia U-19 Shin Tae-yong dan Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri, rutin memberi perkembangan pemain kepada Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan. Karena itu, Iwan Bule –sapaan akrab Iriawan– paham betul di posisi mana Shin Tae-yong membutuhkan pemain tambahan

Timnas Indonesia U-19

“Di posisi gelandang Shin mengatakan masih akan mencari pemain yang mumpuni,” kata Iriawan saat menyambut kehadiran Timnas Indonesia U-19 di Jakarta, Selasa 27 Oktober 2020.

Sebenarnya, di lini tengah Timnas Indonesia U-19 sudah bercokol dua gelandang yang berduet sejak di level U-16, yakni Brylian Aldama dan David Maulana. Keduanya terkenal pintar mendistribusikan bola, meski tak terlalu kuat untuk merebut bola dari kaki lawan.

Karena itu, jelang akhir pemusatan latihan Timnas Indonesia U-19 di Kroasia, pelatih Shin Tae-yong memanggil dua gelandang keturunan Indonesia-Jerman, Kelana dan Luah Mahessa. Kelana langsung tampil sebagai starter saat Timnas Indonesia U-19 menang 4-0 atas Hajduk Split.

BACA JUGA: Menanti Bantuan “Pemain Eropa” Timnas Indonesia di Piala Asia U-19

Sementara Luah, baru turun di babak kedua laga yang sama. Meski Shin Tae-yong memuji Kelana, bukan berarti pelatih asal Korea Selatan itu puas dengan komposisi lini tengah timnya.

Sumber