Profil Witan Sulaeman, Anak Tukang Sayur yang Jadi Langganan Timnas Indonesia

SAAT ini skuad Timnas Indonesia U-19 tengah berada di Kroasia untuk menjalani pemusatan latihan sekaligus pertandingan uji coba yang bertajuk NSH Cup. Adapun Witan Sulaeman merupakan salah satu pemain yang dipilih oleh pelatih Shin Tae-Yong untuk ambil bagian dalam program ini.

Nama Witan Sulaeman sejatinya sudah tidak asing lagi di telinga suporter Indonesia. Sebab, ia telah menjadi langganan Timnas Indonesia U-19 sejak 2017. Padahal, kala itu usia Witan masih 16 tahun.

Kendati demikian, patut diketahui bahwa Witan telah melalui perjuangan yang luar biasa hingga dirinya dipanggil ke dalam skuad Timnas Indonesia junior. Witan, yang lahir pada 8 Oktober 2001, bukan berasal dari keluarga berada.

Baca juga: Ditunda, Turnamen Uji Coba Timnas U-19 di Kroasia Akan Dimulai pada 5 September

Witan Sulaeman

Ayah Witan hanyalah seorang tukang sayur. Meski begitu, sang ayah sangat mendukung Witan menekuni dunia sepakbola. Ia pun ikut menemenai Witan merantau ke Jakarta untuk mengikuti seleksi PPLB Ragunan.

“Pertama saya masuk Sekolah Sepakbola (SSB) di Palu, namanya SSB Galara. Saya di sana sampai SMP. Saat SMP saya juga ikut Liga Pelajar Indonesia di Palu dan pernah juga ikut Piala Kemenpora. Setelah lulus SMP, saya ikut seleksi di Diklat Ragunan dan akhirnya lolos,” ujar Witan dalam sebuah wawancara.

Berkat usaha keras dan penampilan apik yang ditunjukkannya, Witan pun mulai dilirik hingga akhirnya menembus skuad Timnas Indonesia junior. Saat ini, Witan yang masih berusia 18 tahun tengah meniti karier di Eropa bersama klub asal Serbia, FK Radnik Surdulica.

Sumber