Profil Manny Pacquiao, Legenda Tinju yang Calonkan Diri sebagai Presiden Filipina

MANNY Pacquiao memutuskan pensiun pada Selasa (21/9/2021). Pria berusia 42 tahun itu ingin fokus maju sebagai calon presiden negara asalnya, Filipina untuk menumpas kemiskinan.

Petinju berjuluk PacMan ini lahir pada 17 Desember 1978 di daerah Kibawe, Filipina. Pacquiao kecil bukanlah orang yang berkecukupan.

Pacquiao putus sekolah pada usia 14 tahun. Akhirnya ia menjual donat di pinggir jalan dan menjadi penumpuk bahan makanan untuk membantu ibunya menghidupi dua adiknya.

Foto/Reuters

Pacquiao mengawali karier di dunia tinju dengan bergabung di klub tinju amatir Filipina. Ia pun memiliki rekor amatir 60 kali menang dan 4 kali kalah.

Baca juga: Maju Jadi Calon Presiden Filipina, Manny Pacquiao Pensiun sebagai Petinju

Kemudian ia baru menjadi petinju profesional pada 1995 silam. Saat itu ia langsung berada di nomor junior kelas terbang. Berselang tiga tahun kemudian (1998) ia mendapat gelar juara pertamanya di kelas yang sama.

Baca juga: Baru Kalah dari Yordenis Ugas, Manny Pacquiao Dapat Ajakan Duel dari Conor McGregor

Dalam beberapa tahun, Pacquiao dikenal sebagai petinju kidal dengan kekuatan volume pukulan yang besar. Beberapa nama top takluk di tangannya seperti Oscar de la Hoya, Ricky Hatton, Miguel Cotto, Erik Morales dan Marco Antonio Barrera.

Olahraga memberinya ketenaran, kekuasaan, pengaruh dan kekayaan. Namun dengan itu ia terjerumus kepada tindakan buruk seperti minum minuman keras, perjudian, sabung ayam, dan hubungan romantis dengan bintang film cantik yang pada satu titik hampir menghancurkan pernikahannya.

Namun pada 2012, ayah dari lima anak ini menemukan agama dan meninggalkan gaya hidup playboy-nya. Ia sampai kini justru dikenal karena kemurahan hatinya terhadap sesama ia telah memberikan sejumlah besar uang kepada teman, pendukung, dan orang miskin.

Sumber

__Posted on
21 September 2021
__Categories
All Sport