Priscilla Hertati tunggu panggilan tarung di ONE Atomweight Grand Prix

“Merupakan kehormatan bagi saya untuk berkompetisi dengan seniman bela diri terbaik di dunia pada ajang Atomweight Grand Prix…”

Jakarta (ANTARA) – Seniman bela diri campuran wanita papan atas Indonesia Priscilla Hertati Lumban Gaol terus berlatih keras dan menunggu panggilan untuk bertarung di ONE Atomweight Grand Prix yang rencananya digelar akhir tahun ini.

“Merupakan kehormatan bagi saya untuk berkompetisi dengan seniman bela diri terbaik di dunia pada ajang Atomweight Grand Prix. Ini akan menjadi pengalaman yang baik bagi saya dan saya pasti akan mencoba memberikan yang terbaik,” kata Priscilla dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat.

“Untuk itu, saya harus berusaha mempersiapkan diri dengan baik, berlatih lebih intens, terus memperbaiki kelemahan saya dan mempertajam teknik saya. Saya memiliki banyak hal untuk dikerjakan, terutama keterampilan permainan bawah saya.” kata petarung yang akrab dipanggil Thathie itu.

Veteran ONE Championship berusia 32 tahun ini berharap untuk mendapatkan tempat di ajang bergengsi ONE Atomweight Grand Prix yang diumumkan sebulan yang lalu, meskipun detail mengenai turnamen bergengsi itu belum dikonfirmasi, termasuk atlet yang berpartisipasi.

Pemenang dari Atomweight Grand Prix diharapkan untuk menjadi penantang berikutnya Juara Dunia ONE Women’s Atomweight “Unstoppable” Angela Lee dari Singapura, yang sedang menantikan anak pertamanya dengan suaminya Bruno Pucci pada pertengahan 2021.
Seluruh petarung teratas kelas atom diharapkan untuk mengikuti turnamen ini, termasuk atlet seperti Denice Zamboanga dari Filipina, Meng Bo dari China, Mei Yamaguchi dari Jepang, dan Stamp Fairtex dari Thailand.

Atlet yang berjejer di luar peringkat lima besar yang juga sangat diinginkan untuk berpartisipasi diantaranya Gina Iniong, Ritu Phogat, Jomary Torres, dan Priscilla Hertati Lumban Gaol sendiri.

Laga Phogat dan Torres akan berlaga di ONE: BIG BANG yang akan disiarkan langsung dari Singapore Indoor Stadium di Singapura, Jumat (4/12). Priscilla yakin ada banyak hal yang diharapkan dalam pertarungan ini, dengan Phogat dan Torres yang bersaing untuk mengokohkan posisi mereka.

Baca juga: Priscilla Hertati tak ingin lepas momen di ONE Championship

“Pertarungan ini akan sangat menarik, mengingat keduanya memiliki ground skill yang bagus. Saya pikir Ritu bagus, mengingat selama pandemi dia lebih sering bertarung, dan kemenangan mudah telah meningkatkan kepercayaan dirinya. Meski, keduanya cukup bagus. Ini tetap akan menjadi pertandingan yang menarik karena keduanya memiliki kemampuan yang hebat,” kata Priscilla.

Meski Priscilla mengalahkan Torres pada 2018, dan memiliki pengalaman langsung menghadapi atlet Filipina yang berapi-api, petarung Indonesia itu yakin ground skill Phogat akan terlalu sulit untuk diatasi. Priscilla tidak segan-segan memilih pemenang, dan merasa bintang India yang sedang naik daun itu sudah cukup mampu untuk mengatasi tantangan berikutnya.

ONE: BIG BANG merupakan acara langsung persembahan pertama dari ONE Championship di bulan Desember. Acara utama menampilkan pertarungan antara Juara Dunia ONE Light Heavyweight Kickboxing Roman Kryklia dari Ukraina melawan Murat “The Butcher” Aygun dari Belanda.

Baca juga: Priscilla nilai PSBB sadarkan masyarakat akan kebersihan dan kebugaran
Baca juga: Laga ONE Championship mulai dihadiri penonton terbatas
Baca juga: Anthony Engelen prediksi Ridder bakal repotkan jawara ONE Championship

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber

__Posted on
27 November 2020
__Categories
All Sport