Petenis legendaris Inggris Angela Buxton meninggal di usia 85 tahun

Jakarta (ANTARA) – Mantan petenis asal Inggris Angela Buxton meninggal dunia pada usia 85 tahun, demikian dikutip dari AFP, Selasa.Buxton merupakan pasangan main sekaligus sahabat karib Althea Gibson yang merupakan petenis kulit hitam pertama peraih gelar Grand Slam pada turnamen French Open 1956.

“Sedih sekali rasanya ketika saya mendapat kabar bahwa Angela Buxton meninggal dunia,” kata petenis legendaris Amerika Serikat Billie Jean King.

“Saya beruntung pernah menghabiskan waktu bersama dia dan mendengar cerita-ceritanya tentang Gibson saat peresmian patungnya di US Open tahun lalu. Beristirahatlah dengan tenang, sang juara,” ungkap King.

Baca juga: Simona Halep putuskan absen di US Open

Buxton menyabet gelar juara ganda putri bersama Gibson di Roland Garros dan Wimbledon 1956.

Pada tahun yang sama, Buxton juga mencapai final tunggal putri di Wimbledon, namun sayangnya kalah dari petenis asal Amerika Serikat Shirley Fry.

Meski demikian, karir Buxton hanya berjalan singkat karena pada usia 22 tahun, dia mengalami cedera serius pada bagian tangannya.

Buxton diabadikan dalam Hall of Fame Tenis Kulit Hitam pada 2015 karena hubungan persahabatannya dengan Althea Gibson.

Sementara itu, Gibson pernah meraih lima gelar Grand Slam di nomor tunggal putri, termasuk di Wimbledon dan US Open pada 1957 dan 1958.

Baca juga: Masih kuatir pandemi, Pavlyuchenkova pilih mundur dari US Open

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber