Pertarungan dengan McGregor Bikin Nama Khabib Semakin Melambung

DAGESTAN – Saat ini banyak orang menyebut Khabib Nurmagomedov sebagai petarung Mixed Martial Arts (MMA) terbaik yang pernah ada dalam sejarah. Padahal, jika menarik mundur waktu ke lima tahun lalu, tak banyak yang tahu siapa sosok Khabib ini.

Khabib telah memulai kariernya di dunia MMA sejak 2008. Petarung berjuluk The Eagle itu kemudian berlaga di UFC mulai 2012. Akan tetapi, bukan perkara mudah bagi Khabib untuk bisa langsung menembus papan atas.

Petarung berkebangsaan Rusia itu pasalnya beberapa kali mengalami cedera. Pertarungan yang sudah dijadwalkan pun pada akhirnya harus ditunda atau dibatalkan. Selain itu, Khabib juga cukup sering mendapat penolakan dari nama-nama yang lebih besar kala itu, seperti Nate Diaz misalnya.

Baca juga: Khabib Nurmagomedov, Petarung Muslim Pertama yang Menjuarai UFC

Khabib Nurmagomedov

Pada 2016, Khabib sempat dibuat kecewa karena UFC lebih memilih Conor McGregor untuk menjadi lawan bertarung Eddie Alvarez. UFC seolah menganggap nama McGregor lebih mentereng daripada Khabib sehingga akan mendompleng jumlah penonton.

Maklum saja, pada saat itu McGregor memang tengah menjadi sorotan karena aksi tengilnya baik di atas maupun luar oktagon. Terlebih, McGregor juga telah berhasil menjadi juara dunia di kelas bulu.

Setelah kemenangan melawan Alvarez, nama McGregor semakin melambung. Ia kemudian mencoba peruntungannya untuk menghadapi Floyd Maywetaher Jr di dunia tinju. Saat McGregor meninggalkan UFC inilah nama Khabib mulai melambung.

Pada 7 April 2018, Khabib berhasil menumbangkan Al Iaquinta dan menyabet status juara dunia kelas ringan UFC. Kondisi ini membuat McGregor tertantang untuk melawan Khabib. Pihak UFC pun langsung menjadwalkan pertarungan keduanya.

Sumber

__Posted on
29 October 2020
__Categories
All Sport