Michael Jordan Sedih dan Marah Melihat Kasus Kematian George Floyd

NEW YORK – Legenda NBA, Michael Jordan, turut angkat bicara soal kasus kematian seorang pria kulit hitam pria kulit hitam di Amerika Serikat (AS), George Floyd. Ia mengaku sangat sedih dan merasa begitu marah melihat kasus tersebut.

Kasus kematian George Floyd akibat lehernya ditindih dengan lutut oleh seorang perwira polisi AS kini memang tengah mendapat sorotan dari masyarakat dunia. Aksi kekerasan terhadap warga kulit hitam itu bahkan telah memicu gelombang protes besar di berbagai negara bagian AS.

George Floyd

“Saya sangat sedih, benar-benar sedih dan benar-benar marah. Saya melihat dan merasakan semua orang merasa sakit, marah, dan frustrasi. Saya mendukung orang-orang yang menyerukan rasisme dan kekerasan yang mendarah daging terhadap orang kulit berwarna di negara kita. Kami sudah cukup merasakan,” ujar Jordan, sebagaimana dikutip dari Reuters, Senin (1/6/2020).

BACA JUGA: <a class="ga_BreakingMore" title="Steve Kerr Sebut Cerita Perkelahian dengan Michael Jordan di The Last Dance Tidak Tepat” href=”https://sports.okezone.com/read/2020/06/01/36/2222810/steve-kerr-sebut-cerita-perkelahian-dengan-michael-jordan-di-the-last-dance-tidak-tepat”>Steve Kerr Sebut Cerita Perkelahian dengan Michael Jordan di The Last Dance Tidak Tepat

Jordan pun menilai kasus rasisme ini sejatinya sudah mendarah daging di Amerika Serikat. Karena itu, ia merasa penting bagi seluruh pihak untuk menyuarakan protes agar kasus seperti ini tak terulang kembali. Hal tersebut bisa dilakukan dengan mengubah undang-undang agar masyarakat kulit hitam bisa lebih mendapat keadilan.

Loading…

Sumber