Mantan Pelatih Klaim Guendouzi memang Punya Perilaku yang Buruk

PARIS – Mantan pelatih FC Lorient, Bernard Casoni, mengakui bahwa gelandang Arsenal, yakni Matteo Guendouzi, memang merupakan salah satu pemain muda paling berbakat saat ini. Namun Casoni juga mengungkapkan bahwa Guendozi memiliki perilaku buruk, yang berpotensi menghambat perkembangan jadi pemain besar di masa depan.

Sebagaimana diketahui, Guendouzi resmi bergabung dengan Arsenal pada musim panas 2018. Manajemen Arsenal mendatangkan Guendouzi dari FC Lorient dengan nilai transfer sebesar 8 juta euro atau sekira Rp128 miliar.

Guendouzi sendiri berhasil menjalani musim perdananya bersama Arsenal dengan performa impresif. Hal tersebut membuat gelandang berusia 21 tahun tersebut digadang-gadang bakal jadi bintang bersama Arsenal di masa depan.

Matteo Guendouzi

Meski memiliki kemampuan menjanjikan, Guendouzi juga dikenal sebagai pemain yang memiliki masalah pada emosinya. Bahkan ketika Arsenal dibungkam Brighton & Hove Albion 1-2, Guendouzi tertangkap kamera tengah mencekik Neal Maupay.

Bahkan dampak kejadiaan tersebut membuat Guendouzi mendapatkan teguran langsung dari pelatihnya di Arsenal, yakni Mikel Arteta. Guendouzi sendiri dalam beberapa pertandingan teranyar memang menghilang dari line-up Arsenal yang dibawa Arteta.

Baca Juga: Bersama Arteta, Tierney Percaya Arsenal Bakal Kembali ke Jalur Juara

Akan tetapi bukannya sadar, Guendouzi justru kembali bertingkah dengan melakukan tindakan indisipliner pada sesi latihan Arsenal. Menurut beberapa sumber, Arteta sampai menggusir Guendouzi untuk tidak mengikuti sesi latihan tim utama Arsenal.

Loading…

Sumber