Klopp kritik keputusan Liga Inggris tolak aturan 5 pergantian pemain

Jakarta (ANTARA) – Pelatih Liverpool Jurgen Klopp kembali mengkritik keputusan Liga Premier Inggris yang menolak klub melakukan lima pergantian pemain musim ini, sambil mengklaim bahwa CEO Liga Inggris Richard Masters kurang memiliki kepemimpinan.Trent Alexander-Arnold harus diganti pada paruh kedua saat Liverpool bermain imbang 1-1 dengan Manchester City pada Minggu, setelah mengalami cedera betis.

Bek sayap itu akan menjadi bagian dari skuat timnas Inggris asuhan pelatih Gareth Southgate untuk pertandingan melawan Republik Irlandia, Belgia dan Islandia selama jeda internasional November.

Baca juga: Kevin de Bruyne gagal konversi penalti, City vs Liverpool imbang 1-1
Baca juga: Klopp tegaskan Liga Premier bukan hanya Liverpool dan City

Namun, Klopp mengatakan bahwa Alexander-Arnold akan absen untuk pertandingan internasional mendatang tersebut selama jadwal padat di musim 2020-2021 yang akan mencapai klimaks dengan turnamen Piala Eropa 2020 yang tertunda.

Klub-klub Liga Premier Inggris menolak penggunaan lima pergantian pemain musim ini, aturan yang digunakan ketika kompetisi musim lalu dilanjutkan setelah ditangguhkan oleh virus corona.

Klopp telah mengungkapkan bahwa ia tidak percaya atas keputusan itu.

“Kurangnya kepemimpinan,” kata Klopp dalam konferensi media pasca pertandingan yang dikutip Goal pada Senin (09/11). “Richard Masters sangat salah dalam menjelaskan masalah ini.”

“Ini bukan keuntungan (untuk dapat menggunakan lima pemain pengganti), ini adalah suatu kebutuhan. Negara lain melakukannya, salah menjelaskan dan sekarang Anda mengalami situasi ini.”

“Trent akan absen untuk Inggris, (ia) tidak akan menjadi yang terakhir,” tambah pelatih asal Jerman tersebut.

Baca juga: Klasemen Liga Inggris: Leicester raih puncak jelang jeda internasional

Pelatih City Pep Guardiola juga setuju dengan pandangan Klopp tentang keputusan untuk kembali menggunakan tiga pergantian per tim musim ini, yang diambil pada rapat pemegang kepentingan pada September.

Ditanya tentang apa yang telah ia diskusikan dengan Klopp di usai pertandingan, Guardiola mengatakan bahwa ia dan Klopp tidak membahas pertandingan.

Guardiola mengklaim keduanya justru membicarakan tentang keputusan tidak menggunakan lima pergantian pemain.

“Kami tidak berbicara tentang hasil laga. Kami berbicara tentang bagaimana kami harus berjuang untuk dapat melakukan lima pergantian pemain.”

“Lihat, seorang pemain internasional Inggris – Trent Alexander-Arnold – cedera. Di seluruh dunia, lima pergantian pemain diterapkan. Di sini, kami yakin kami lebih istimewa dan hanya bisa tiga kali.”

“Kami tidak melindungi para pemain. Itu sebabnya ini menjadi bencana. Saya akan menuntut agar kami kembali dengan lima pergantian pemain untuk membantu para pemain dan pelatih.”

Klopp juga mendukung kritik pelatih Manchester United Ole Gunnar Solskjaer soal jadwal laga yang padat.

Solskjaer mengecam bahwa timnya harus kembali bermain pada Sabtu hanya lebih dari 48 jam setelah menjalani pertandingan Liga Champions di Istanbul.

Baca juga: Guardiola perkirakan persaingan juara liga musim ini bakal sengit
Baca juga: Guardiola protes klubnya dapat jadwal padat di tengah pandemi COVID-19

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber

__Posted on
9 November 2020
__Categories
Sepakbola