Kasus Pembunuhan Ayah Michael Jordan Masih Timbulkan Banyak Tanda Tanya

CHICAGO – Sudah 27 tahun lamanya ayah Michael Jordan, James Jordan meninggal dunia. James meninggal karena mengalami luka pada bagian dadanya akibat ditembak oleh dua pemuda pada 22 Juli 1993 di tempat peristirahatan daerah Wilmington, Carolina Utara.

Ya, James yang baru pulang dari acara pemakaman kawannya harus mengalami nasib sial karena bertemu yang disebut-sebut sebagai alasan meninggalnya ayah Jordan tersebut. Kedua pemuda berusia 18 tahun itu memang menembak James dan merebut mobil dari ayah Michael Jordan tersebut.

Green dan Demery awalnya tak berniat membunuh James karena hanya ingin mencuri mobilnya saja. Namun, ketika sedang mengikat James, Green dikatakan menembak tepat ke dada dari ayah Michael Jordan tersebut.

Daniel Green dan Larry Demery, pelaku pembunuhan ayah Jordan

Singkat cerita, setelah Green dan Demery membawa kabur mobil tersebut, James baru ditemukan beberapa hari berselang di sebuah sungai dekat perbatasan Carolina Utara dan Carolina Selatan. Sayangnya saat ditemukan pada 3 Agustus 1993, James dipastikan sudah tak bernyawa lagi.

Green dan Demery pun baru bisa ditangkap beberapa hari setelah mayat James ditemukan. Mereka berhasil ditangkap setelah salah satu dari mereka menggunakan telepon genggam milik James. Setelah ditangkap, Green dan Demery pun dinyatakan bersalah dan dihukum dengan penjara seumur hidup.

Akan tetapi, kasus pembunuhan James tak selesai begitu saja. Sebab menurut laporan dari News, Kamis (21/5/2020), masih banyak tanda tanya dari kasus terbunuhnya ayah Michael Jordan itu.

Sumber

__Posted on
21 May 2020
__Categories
All Sport