Jika Tak Segera Berbenah, Petrucci Yakin MotoGP 2020 Bisa Jadi Musim Terburuknya

CATALUNYA – MotoGP 2020 menjadi musim terakhir Danilo Petrucci mengendai Desmosedici. Sebab ia telah ditendang dari tim Mission Winnow Ducati yang sudah menjadi rumahnya di MotoGP sejak musim 2019 kemarin.

Meski dibuang, namun Petrucci ingin memberikan kenangan yang manis di momen perpisahannya dengan tim pabrikan asal Italia tersebut. Terlebih Petrucci sendiri sebenarnya sudah cukup lama masuk dan menjadi bagian dari tim Ducati.

Karena itulah Petrucci sejak awal MotoGP 2020 berlangsung, ia ingin meraih hasil semaksimal mungkin. Sayangnya, niat Petrucci itu tak sejalan dengan hasil yang didapatkannya selama balapan di MotoGP 2020.

Baca Juga: Demi Perbaiki Hasil MotoGP 2020, Petrucci Bakal Coba Ganti Gaya Balapan

Danilo Petrucci

Sebab dari tujuh balapan yang sudah diikuti Petrucci di musim ini, rider asal Italia bahkan hanya bisa menjadikan posisi ketujuh sebagai posisi finis terbaiknya di MotoGP 2020. Sisanya hasil yang didapatkan Petrucci benar-benar mengecewakan.

Bahkan menurut Petrucci, jika dirinya tetap seperti itu terus dan tidak segera berbenah, bisa jadi MotoGP 2020 akan menjadi musim terburuknya selama mentas di balapan tersebut.

Hal itu dikatakan Petrucci karena untuk pertama kalinya semenjak MotoGP 2017, rider asal Italia finis di luar 15 besar saat mentas di MotoGP San Marino 2020. Bagi Petrucci, mengakhiri balapan di luar posisi 15 besar atau posisi terakhir untuk mendapatkan poin menandakan bahwa ia benar-benar tampil sangat buruk.

Petrucci bahkan mengaku lupa kapan terakhir kali ia finis di luar 15 besar. Perkataan itu pun sebenarnya sangat wajar karena di MotoGP 2018 dan 2019 Petrucci selalu bisa finis di posisi 15 besar.

Sumber

__Posted on
24 September 2020
__Categories
All Sport