Hasani sebut ada komisaris LIB yang ingin mundur

Nanti RUPS yang menerima pengunduran diri itu atau tidak
Jakarta (ANTARA) – Komisaris PT Liga Indonesia Baru (LIB) Hasani Abdulgani mengatakan, ada komisaris LIB yang ingin mengundurkan diri dari posisinya.”Dalam rapat kemarin, Kamis (14/5), ada salah satu komisaris yang mengajukan agenda RUPS luar biasa tentang pengunduran dirinya,” ujar Hasani kepada Antara di Jakarta, Jumat.

Meski demikian, Hasani enggan memberi tahu sosok komisaris yang mau meninggalkan jabatannya tersebut.

Para petinggi LIB, lanjut dia, juga tidak menanyakan alasan di balik rencana pengunduran diri itu.

“Kami tidak menanyakannya karena nanti RUPS yang menerima pengunduran diri itu atau tidak,” kata Hasani.

PT LIB akan menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS) luar biasa pada Senin (18/5).

Pertemuan itu akan membahas enam agenda termasuk soal pengunduran diri sang komisaris. Para pemegang saham LIB yaitu 18 tim Liga 1 dan PSSI yang akan menjadi penentu apakah permintaan mundur tersebut disetujui atau tidak.

PT LIB sendiri memiliki enam orang komisaris yakni Sonhadji sebagai komisaris utama serta lima komisaris yaitu Munafri Arifuddin, Ferry Paulus, Hasani Abdulgani, Endri Irawan dan Hakim Putratama. Mereka diangkat berdasarkan hasil RUPS pada akhir Januari 2020 di Bali.

RUPS luar biasa PT LIB pada Senin (18/5) dilaksanakan mulai pukul 12.30 WIB.

Ada enam agenda yang akan dibicarakan dalam rapat tersebut yakni laporan kegiatan dari Februari sampai Mei 2020, laporan keuangan, proyeksi bisnis LIB tahun 2020 di tengah kondisi pandemi penyakit virus corona (COVID-19), liga musim 2020 serta subsidi klub, permintaan pengunduran diri komisaris LIB dan, terakhir, agenda lain-lain.

Agenda lain merupakan topik yang didiskusikan sesuai permintaan para pemegang saham.

RUPS luar biasa LIB digelar setelah seluruh pemegang saham PT LIB yaitu 18 klub Liga 1 dan PSSI mengajukan permintaan melalui surat resmi untuk itu.

Dalam suratnya, klub-klub pada umumnya mengusulkan RUPS luar biasa agar LIB dapat menjelaskan soal kelanjutan Liga 1 dan 2 Indonesia 2020, yang dihentikan sementara sejak Maret 2020 karena pandemi COVID-19, dan subsidi kepada tim-tim liga.

Pewarta: Michael Siahaan
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020
Source