Hadirkan Sejumlah Insiden, Crutchlow Lega Tinggalkan Sirkuit Red Bull Ring

SPIELBERG – Pembalap Tim LCR Honda, Cal Crutchlow, mengaku lega bisa meninggalkan Sirkuit Red Bull Ring setelah menjalani MotoGP Styria 2020. Hadirnya sejumlah insiden di sirkuit kebanggaan Austria itu membuat Crutchlow sulit menerima keadaan.

Seperti diketahui, MotoGP mempercayakan Sirkuit Red Bull Ring menggelar dua balapan secara berturut-turut. Akan tetapi, aksi penuh drama terjadi ketika sejumlah insiden kecelakaan terjadi di dua seri balapan tersebut. Red flag pun dikibarkan.

Maverick Vinales

Pada balapan MotoGP Austria 2020, insiden besar terjadi yang melibatkan Johann Zarco dan Franco Morbidelli. Tabrakan tersebut bahkan berefek sangat besar ketika motor akibat kecelakaan tersebut berterbangan hingga nyaris menghantam pembalap lain.

Sepekan berikutnya dalam rangka MotoGP Styria 2020, kecelakaan kembali terjadi. Meski insiden tunggal yang melibatkan Maverick Vinales, tetapi jatuhnya pembalap Yamaha itu membuat red flag berkibar dan balapan harus diulang kembali.

Baca juga Tanpa Marquez, Honda Cetak Rekor Terburuk di MotoGP sejak 10 Tahun Terakhir

Situasi ini membuat Crutchlow merasa geram. Ia muak karena melihat berbagai insiden ini ia lihat terjadi berturut-turut. Karena itu, ia berharap Red Bull Ring bisa benar-benar memperhatikan aspek keselamatan yang terus dipertanyakan.

“Pertama-tama, saya senang bisa pergi dari sini. Tetapi, insiden yang telah kami lihat selama beberapa minggu terakhir ini, kami tidak bisa hanya menyalahkan sifat trek, jujur saja. Ini bisa terjadi di trek balap seluruh dunia,” ungkap Crutchlow, mengutip dari Crash, Selasa (25/8/2020).

Sumber