Dedi Kusnandar tak ingin semangatnya luntur meski kompetisi mengambang

Jakarta (ANTARA) – Gelandang Persib Bandung Dedi Kusnandar mengaku tidak ingin semangatnya luntur dan terus mempersiapkan diri meski kejelasan kompetisi Liga 1 Indonesia masih mengambang”Hingga saat ini kami masih bersiap untuk liga. Tetap berlatih dengan semangat seperti biasanya. Kejelasan kompetisi kami ikuti arahan pelatih dan manajemen, kami fokus di lapangan,” ujar Dedi dilansir dalam laman resmi klub, Rabu.

Pemain Persib Bandung tetap menjalani latihan bersama di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung. Mereka tetap melahap setiap menu latihan sembari menunggu kepastian liga.

Baca juga: Pelatih Persib Bandung nilai timnya alami penurunan motivasi
Baca juga: Kim Kurniawan pulih dari cedera dan langsung ikut latihan

PSSI dan PT LIB pun telah menggelar pertemuan dengan seluruh perwakilan klub di Yogjakarta, Selasa (13/10). Hasilnya, seluruh tim sepakat kompetisi Liga 1 harus tetap bergulir dan berharap bisa dimulai pada 1 November.

Mayoritas suara menyebutkan kelangsungan kompetisi bakal berpengaruh para persiapan tim nasional Indonesia dalam menyongsong Piala Dunia U-20 tahun depan.

Dedi berharap kompetisi benar-benar bisa berlangsung pada 1 November dan tidak mengalami penundaan lagi.

“Mudah-mudahan rencana bergulir November sesuai jadwal. Semoga dalam waktu dekat ada kabar baik tentang kompetisi musim ini,” kata dia menambahkan.

Baca juga: Persiraja pastikan ikuti keputusan PSSI
Baca juga: Borneo FC harap kesepakatan kompetisi dapat dipertanggungjawabkan

Sementara itu, Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi mengatakan federasi dan operator memiliki tiga opsi kompetisi. Opsi pertama kembali menggulirkan kompetisi pada 1 November 2020 dan selesai pada Maret 2021.

Jika tanggal 1 November tidak diizinkan, PSSI akan membuat skema dan jadwal baru, yakni pada 1 Desember 2020. Ini semua PSSI lakukan karena aspirasi klub yang ingin kompetisi kembali digelar.

Akan tetapi, kalau harus dimulai pada 1 Januari 2021 kompetisi amat mungkin agar digelar 2 wilayah karena keterbatasan waktu. Sebab pada Mei-Juni 2021 PSSI punya hajatan besar, yakni Piala Dunia U-20

Namun itu semua tetap berpegang teguh pada keputusan kepolisian apakah mereka akan memberikan izin penyelenggaraan atau tidak.

“Tetapi soal izin kita kembalikan ke kepolisian. Jika kepolisian tidak mengizinkan tentu PSSI akan menghormati dan mematuhinya,” kata dia menegaskan.

Baca juga: PSSI siapkan tiga rencana jadwal kompetisi sepak bola nasional
Baca juga: LIB pastikan tiada opsi hentikan kompetisi sepak bola nasional

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber

__Posted on
16 October 2020
__Categories
Indonesia