Cagliari kembali ke jalur kemenangan setelah pukul Sampdoria 2-0

Jakarta (ANTARA) – Cagliari kembali ke jalur kemenangan setelah memukul Sampdoria dengan skor 2-0, pada pertandingan pekan ketujuh Liga Italia yang dimainkan di Sardegna Arena, Cagliari, Sabtu.Raihan tiga poin membawa Cagliari naik satu strip ke posisi ke-11 dengan sepuluh poin, sedangkan Sampdoria turun ke posisi kesembilan, juga dengan sepuluh poin, demikian catatan laman resmi Liga Italia.

Cagliari baru mampu memecah kedudukan setelah turun minum berkat gol penalti Joao Pedro (48′), lalu Nahitan Nandez (69′) menggandakan keunggulan timnya untuk memastikan raihan kemenangan Grifoni.

Tuan rumah mendapatkan peluang pertama, sundulan Joao Pedro dari umpan silang Adam Ounas membentur mistar gawang.

Arah permainan berubah pada menit ke-38 saat Nandez mencuri bola operan ke belakang, dan ia dilanggar oleh Tomasso Augello. Wasit awalnya hanya memberikan kartu kuning, namun setelah melihat VAR ia berubah pikiran dan memberikan kartu merah.

Baca juga: Sassuolo gagal ke puncak klasemen setelah ditahan imbang Udinese

Setelah turun minum, Joao Pedro mencungkil bola melewati Lorenzo Tonelli sebelum dijatuhkan di kotak terlarang. Wasit memberikan hadiah penalti kepada Cagliari. Kiper Sampdoria Emil Audero sebenarnya bergerak ke arah yang tepat terhadap sepakan penalti Joao Pedro, tetapi bola meluncur lebih cepat untuk masuk ke dalam gawangnya.

Sampdoria bergegas mencari gol penyama kedudukan. Sayangnya tembakan Jakub Jankto hanya melebar. Peluang Sampdoria berikutnya menjadi milik kapten Fabio Quagliarella, namun umpan terobosan Jankto terlalu keras.

Saat kedua tim memainkan permainan terbuka, Cagliari menggandakan keunggulannya. Giovanni Simeone mendapat bola di sisi kanan lapangan tengah, dan mengirim umpan terobosan kepada Nandez, ia mampu mengungguli Antonio Candreva sebelum menaklukkan kiper audero.

Gol ketiga tercipta melalui serangan balik lainnya. Joao Pedro mengirim bola kepada Ounas di sisi kanan, yang diteruskan kepada Sottil untuk disambut dengan tembakan keras. Namun gol itu tidak disahkan, karena VAR mendapati Ounas telah terlebih dahulu berada dalam posisi offside.

Susunan pemain:

Cagliari (4-2-3-1): Alessio Cragno, Gabriele Zappa (Fabio Pisacane 90′), Sebastian Walukiewicz, Diego Godin, Charalambos Lykogiannis, Nahitan Nandez (Fabrizio Caligara 90′), Razvan Marin (Riccardo Sottil 46′), Adam Ounas (Matteo Tramoni 90′), Joao Pedro, Marko Rog, Giovanni Simeone (Leonardo Pavoletti 86′)
Pelatih: Eusebio Di Francesco

Sampdoria (4-4-2): Emil Audero, Bartosz Bereszynski, Maya Yoshida, Lorenzo Tonelli, Tommaso Augello, Antonio Candreva (Valerio Verre 81′), Albin Ekdal (Adrien Silva 77′), Morten Thorsby, Jakub Jankto (Mehdi Leris 77′), Fabio Quagliarella (Antonino La Gumina 77′), Gaston Ramirez (Mikkel Damsgaard 43′)
Pelatih: Claudio Ranieri

Baca juga: Torino ukir kemenangan perdana liga musim usai tundukkan Genoa
Baca juga: Jadwal Liga Italia: Misi AC Milan jaga tren positif di liga domestik

Pewarta: A Rauf Andar Adipati
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Sumber

__Posted on
8 November 2020
__Categories
Liga Italia