Borneo FC harap bermarkas di pulau Jawa hanya sesaat

Buat suporter jangan berkecil hati karena dukungan tidak harus ke stadion
Jakarta (ANTARA) – Bos Borneo FC Nabil Husein berharap keputusan operator liga yang menyatakan bahwa klub-klub luar Jawa harus bermarkas di Pulau Jawa hanya sesaat dan tim bisa kembali bermain di hadapan pendukungnya kala pandemi sudah teratasi.”Mudah-mudahan ini hanya bersifat sementara. Tim yang musafir bisa segera kembali ke daerah masing-masing,” ujar Nabil seperti dilansir laman resmi klub yang dipantau di Jakarta, Senin.

Nabil mafhum mengatakan, keputusan operator liga yang memusatkan lanjutan kompetisi di pulau Jawa demi keamanan dan keselamatan bersama. Langkah ini akan meminimalisir perjalanan tim dan memperkecil peluang terpapar COVID-19.

Baca juga: Pemain muda di Borneo FC jangan hanya andalkan regulasi

Selain dipusatkan di pulau Jawa, PSSI dan PT. LIB juga menggambil langkah menggelar kompetisi tanpa penonton. Kondisi tersebut mencegah penyebaran COVID-19 seperti yang dilakukan oleh kompetisi-kompetisi Eropa.

Apalagi melihat situasi di Indonesia yang saat ini kurva penyebaran virus tersebut masih belum menurun dan belum menunjukkan tanda-tanda membaik. Maka akan riskan apabila menggelar kegiatan yang mengundang massa.

Nabil merasakan betul kekecewaan yang dialami pendukung karena tak bisa memberikan nyanyian semangat di dalam stadion. Meski begitu, kata dia, masih banyak cara untuk memberikan dukungan kepada tim kesayangannya.

Baca juga: Borneo FC dan Bali United kumpulkan pemain awal Agustus

“Kita harus berpikir demi kebaikan semua. Buat suporter jangan berkecil hati karena dukungan tidak harus ke stadion. Bisa dari doa dan siaran langsung melalui televisi di rumah masing-masing,” kata dia.

Untuk markas yang akan digunakan dalam lanjutan Liga 1, manajemen Borneo FC memilih Stadion Maguwoharjo, Sleman. Menurutnya, stadion tersebut tidak asing bagi Pesut Etam karena sering melakukan pemusatan latihan di sana.

Selain itu, kata Nabil, Yogyakarta juga mempunyai fasilitas yang memadai untuk mempersiapkan diri menjelang pertandingan.

“Kami sering melakukan pemusatan latihan di Yogyakarta dan lapangan latihan cukup banyak di Yogyakarta,” kata dia.

Baca juga: Borneo FC ajukan Maguwoharjo sebagai stadion kandang Liga 1 2020

<

p class=”text-muted small mt10″>Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2020
Sumber