Bartomeu Buka Suara soal Saga Transfer Messi

BARCELONA – Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, akhirnya buka suara mengenai saga transfer Lionel Messi. Menurut penuturannya, ia tidak bisa begitu saja membiarkan La Pulga pergi. Sebab, Blaugrana membutuhkan sosoknya sebagai kapten sekaligus pemain terbaik.

Seperti diketahui, drama sempat terjadi di Ciutat Joan Gamper pada medio Agustus 2020. Aktor utamanya adalah Lionel Messi yang menginginkan pindah dari Barcelona. Pemain asal Argentina itu mengirimkan faks yang berisi permintaan pindah, guna mengaktifkan klausul nomor 24 dalam kontraknya.

Ya, Lionel Messi memang bisa hengkang secara gratis pada akhir musim 2019-2020. Syaratnya, ia harus memberi tahu klub paling lambat 10 hari setelah pertandingan terakhir klub, setidaknya begitu menurut tafsiran kubu Lionel Messi.

Baca juga: Aturan Unik yang Dibuat Lionel Messi di Latihan Barcelona, Apa Itu?

Josep Maria Bartomeu senang karena berhasil pertahankan Lionel Messi (Foto: Barcelona)

Sedangkan Barcelona kukuh menganggap klausul tersebut hangus pada 10 Juni 2020 seperti kesepakatan awal. Dengan begitu, klausul pelepasan senilai 700 juta Euro (setara Rp12 triliun) masih berlaku. Sikap tegas Barcelona akhirnya memaksa sang kapten bertahan hingga kontraknya habis 30 Juni 2021.

Lionel Messi sudah menceritakan versinya sendiri kepada media, ketika memutuskan bertahan. Pemain berusia 33 tahun itu menuding Josep Maria Bartomeu ingkar janji soal klausul kontrak itu. Sang presiden akhirnya buka suara.

“Saya tidak bisa membiarkannya pergi karena Messi adalah pemain terbaik sepanjang masa dan tim membutuhkannya. Memiliki Messi adalah jaminan sukses. Saya tidak mau terlibat konflik dengannya,” papar Josep Maria Bartomeu, dikutip dari Goal, Minggu (20/9/2020).

Sumber

__Posted on
20 September 2020
__Categories
Liga Spanyol, Sepakbola