Barcelona Konfirmasi Pemotongan Gaji Pemain dan Staf Senilai Rp2 Triliun

BARCELONA – Petinggi Barcelona pada akhirnya menemukan kesepakatan dengan para pemain dan staf mereka perihal pemotongan gaji. Hal ini dilakukan demi menstabilkan neraca keuangan klub yang sempat timpang akibat pandemi Virus Corona (Covid-19).

Pandemi Covid-19 sejatinya membuat Barcelona mengalami kerugian pendapatan hingga mencapai 300 juta euro atau sekira Rp5 triliun. Maka dari itu, Barca berharap bisa melakukan penghematan hingga sebesar 191 juta euro (Rp3,2 triliun).

Kendati demikian, bukan perkara mudah untuk mencapai kesepakatan dengan para pemain dan staf mereka terkait pemotongan gaji ini. Sebelum ini, mereka sudah berulang kali melakukan pertemuan, namun tak mencapai kesepakatan yang bisa disetujui semua pihak.

Baca juga: Selebrasi Messi untuk Maradona Langgar Aturan, Barcelona Bakal Didenda Rp50,9 Juta

Barcelona

Hingga kemudian di pengujung November 2020 dicapailah keputusan final setelah melakukan musyawarah lagi. Dipahami bahwa pengurangan gaji akan datang dalam bentuk pembayaran yang ditangguhkan sebesar 122 juta euro (Rp2 triliun).

Meski jumlah tersebut masih tidak sesuai dengan yang ditargetkan, yakni 191 juta euro (Rp3,2 trilun), namun setidaknya itu sudah sangat meringankan beban keuangan klub. Kini, para petinggi akan mencari cara untuk menutup kekurangan mereka tersebut.

“Komisi pengelola ingin mengucapkan terima kasih secara terbuka kepada para pemain sepakbola, pelatih dan karyawan atas pengertian mereka, komitmen mereka, dan bantuan mereka kepada organisasi untuk memungkinkan kesepakatan mendasar ini guna menjamin kesinambungan langsung klub,” tulis pernyataan Barcelona di laman resminya, Selasa (1/12/2020).

Sumber

__Posted on
1 December 2020
__Categories
Liga Spanyol, Sepakbola