Bagnaia Diklaim Paling Masuk Akal untuk Gantikan Dovizioso di Ducati

SPIELBERG – Mission Winnow Ducati dan Andrea Dovizioso tidak akan bekerja sama pada musim 2021. MotoGP 2020 jadi musim terakhir Dovizioso membela panji Ducati di atas lintasan balap. Tidak ada kata sepakat yang tercapai di antara kedua belah pihak soal kontrak baru Dovizioso.

Media-media kencang mengabarkan bahwa Ducati akan mengambil langkah ekstrem dengan merekrut kembali Jorge Lorenzo. Por Fuera –julukan Lorenzo– yang pensiun pada akhir musim lalu kini merupakan pembalap penguji Monster Energy Yamaha.

Francesco Bagnaia (Foto: MotoGP)

Pemalap Pramac Ducati, Jack Miller, tidak menutup peluang Lorenzo kembali membela tim pabrikan asal Italia itu, seperti pada musim 2017 dan 2018. Akan tetapi, Miller punya pilihan lain yang lebih masuk akal, yakni rekan setimnya di Pramac, Francesco Bagnaia.

Menurut Miller, pembalap berumur 23 tahun itu adalah pilihan paling masuk akal untuk Ducati. Miller menilai Bagnaia adalah pembalap muda yang potensial karena masih lapar kemenangan. Miller juga menilai Bagnaia pantas naik kelas ke Ducati karena pernah mengenyam ilmu balap di akademi junior tim yang bermarkas di Bologna tersebut.

BACA JUGA: Hasil Balapan MotoGP Austria 2020, Dovizioso Rebut Kemenangan

Miller pun menyayangkan Bagnaia harus absen pada balapan seri Republik Ceko dan Austria padahal sedang berada di performa terbaiknya. Pecco –julukan Bagnaia– absen karena tulang tibia kaki kanannya retak akibat kecelakaan di sesi latihan bebas pertama balapan seri Republik Ceko.

“Saya pikir pilihan logis bagi saya adalah Pecco. Dia (Bagnaia) pernah di sana (Ducati), menyelesaikan akademi junior. Dia pembalap muda. Dia lapar. Sayangnya dia cedera saat ini, setelah dia tampil hebat di Jerez di mana sayangnya dia memiliki seorang mekanik,” kata Miller, menyadur dari Crash, Senin (17/8/2020).

Sumber