5 Penyebab Inter Milan Akan Curi Trofi Liga Italia dari Juventus

INTER Milan sudah 10 tahun lamanya tidak menjadi juara Liga Italia. Terakhir kali Inter menjadi kampiun Liga Italia pada 2009-2010, atau ketika masih ditangani Jose Mourinho.

Setelah Mourinho angkat kaki pada musim panas 2010, Inter tak pernah lagi menjadi yang terbaik di Italia. Sejauh ini, pencapaian terbaik Inter menjadi runner-up edisi 2019-2020. Saat itu, Inter racikan Antonio Conte mengoleksi 82 angka, hanya terpaut satu poin dari Juventus selaku tim juara.

Namun, musim 2020-2021 berpotensi menjadi momentum Inter memenangkan trofi Liga Italia pertama dalam 10 tahun terakhir. Hal itu sekaligus mengganjal langkah Juventus yang berambisi merebut trofi Liga Italia ke-10 beruntun.

Berikut 5 penyebab Inter Milan akan curi trofi Liga Italia dari Juventus:

5. Andrea Pirlo Tak Miliki Pengalaman

Andrea Pirlo

Juventus menunjuk Pirlo sebagai pelatih mereka di musim 2020-2021. Penunjukan Pirlo cukup mengejutkan, mengingat pria 41 tahun itu tidak memiliki pengalaman melatih klub profesional.

Sebelum diangkat sebagai pelatih Juventus, delapan hari sebelumnya Pirlo baru saja diperkenalkan untuk menangani tim Bianconeri –julukan Juventus– U-23 di musim 2020-2021. Karena itu, minimnya pengalaman Pirlo dalam membesut sebuah tim dapat dimanfaatkan Conte dan Inter Milan.

4. Terlihat Gelisah

Juventus

Semenjak ditinggal Massimiliano Allegri pada musim panas 2019, Juventus tidak memiliki ciri khas permainan yang jelas. Di bawah asuhan Maurizio Sarri, permainan Juventus seperti tidak percaya diri.

BACA JUGA: 5 Klub dengan Pengeluaran Terbesar di Bursa Transfer sejak 2000, Nomor 1 Tembus Rp38,3 Triliun

Keadaan semakin parah karena mereka ditinggalkan jenderal lapangan mereka pada musim panas 2020, Miralem Pjanic, yang memutuskan pindah ke Barcelona. Karena itu, Pirlo memiliki pekerjaan rumah yang berat untuk mendongkrak prestasi si Nyonya Tua.

Sumber